25 Kelebihan Beristighfar



   Di zaman yang serba tidak menentu ini ada baiknya kita menjadikan Istighfar sebagai salah satu amalan kita, untuk lebih membuat kita semangat melakukannya berikut uraian manfaat dari ber Istighfar.

1. MENGGEMBIRAKAN ALLAH

Rasulullah bersabda, “Sungguh, Allah lebih gembira dengan taubat hamba-Nya daripada kegembiraan salah seorang dari kalian yang menemukan ontanya yang hilang di padang pasir.” (HR.Bukhari dan Muslim).

2. DICINTAI ALLAH

Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS.al-Baqarah: 222). Rasulullah bersabda, “Orang yang bertaubat adalah kekasih Allah. Orang yang bertaubat atas dosanya, bagaikan orang yang tidak berdosa.”(HR.Ibnu Majah).

3. DOSA-DOSANYA DIAMPUNI

Rasulullah bersabda, “Allah telah berkata,’Wahai hamba-hamba-Ku, setiap kalian pasti berdosa kecuali yang Aku jaga. Maka beristighfarlah kalian kepada-Ku, niscaya kalian Aku ampuni. Dan barangsiapa yang meyakini bahwa Aku punya kemampuan untuk mengamouni dosa-dosanya, maka Aku akan mengampuninya dan Aku tidak peduli (beberapa banyak dosanya).”(HR.Ibnu Majah, Tirmidzi).

Imam Qatadah berkata,”Al-Qur’an telah menunjukkan penyakit dan obat kalian. Adapun penyakit kalian adalah dosa, dan obat kalian adalah istighfar.” (Kitab Ihya’Ulumiddin: 1/410).

4. SELAMAT DARI API NERAKA

Hudzaifah pernah berkata, “Saya adalah orang yang tajam lidah terhadap keluargaku, Wahai Rasulullah, aku takut kalau lidahku itu menyebabkan ku masuk neraka’. Rasulullah bersabda,’Dimana posisimu terhadap istighfar? Sesungguhnya, aku senantiasa beristighfar kepada Allah sebanyak seratus kali dalam sehari semalam’.” (HR.Nasa’i, Ibnu Majah, al-Hakim dan dishahihkannya).

5. MENDAPAT BALASAN SURGA

“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang didalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal didalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.”(QS.Ali’Imran: 135-136).

6. MENGECEWAKAN SYETAN

Sesungguhnya syetan telah berkata,”Demi kemulian-Mu ya Allah, aku terus-menerus akan menggoda hamba-hamba-Mu selagi roh mereka ada dalam badan mereka (masih hidup). Maka Allah menimpalinya,”Dan demi kemuliaan dan keagungan-Ku, Aku senantiasa mengampuni mereka selama mereka memohon ampunan (beristighfar) kepada-Ku.”(HR.Ahmad dan al-Hakim).

7. MEMBUAT SYETAN PUTUS ASA

Ali bin Abi thalib pernah didatangi oleh seseorang,”Saya telah melakukan dosa’.'Bertaubatlah kepada Allah, dan jangan kamu ulangi’,kata Ali. Orang itu menjawab,’Saya telah bertaubat, tapi setelah itu saya berdosa lagi’. Ali berkata, ‘Bertaubatlah kepada Allah, dan jangan kamu ulangi’. Orang itu bertanya lagi,’Sampai kapan?’ Ali menjawab,’Sampai syetan berputus asa dan merasa rugi.”(Kitab Tanbihul Ghafilin: 73).

8. MEREDAM ADZAB

Allah berfirman,”Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun.”(QS.al-Anfal: 33).

9. MENGUSIR KESEDIHAN

Rasulullah bersabda,”Barangsiapa yang senantiasa beristighfar, maka Allah akan memberikan kegembiraan dari setiap kesedihannya, dan kelapangan bagi setiap kesempitannya, dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangka.”(HR.Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad).

10.MELAPANGKAN KESEMPITAN

Rasulullah bersabda,”Barangsiapa yang senantiasa beristighfar, maka Allah akan memberikan kegembiraan dari setiap kesedihannya, dan kelapangan bagi setiap kesempitannya dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangka,”(HR.Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad).

11. MELANCARKAN RIZKI

Rasulullah bersabda,”Sesungguhnya seorang hamba bisa tertahan rizkinya karena dosa yang dilakukannya.”(HR.Ahmad, Ibnu Hibban dan Ibnu Majah).

12. MEMBERSIHKAN HATI

Rasulullah bersabda,”Apabila seorang mukmin melakukan suatu dosa, maka tercoretlah noda hitam di hatinya. Apabila ia bertaubat, meninggalkannya dan beristighfar, maka bersihlah hatinya.”(HR.Nasa’i, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, Tirmidzi).

13. MENGANGKAT DERAJATNYA DISURGA

Rasulullah bersabda,”Sesungguhnya Allah akan mengangkat derajat seorang hamba di surga. Hamba itu berkata,’Wahai Allah, dari mana saya dapat kemuliaan ini?’ Allah berkata,’Karena istighfar anakmu untukmu’.”(HR.Ahmad dengan sanad hasan).

14. MENGIKUTI SUNNAH RASULULLAH

Abu Hurairah berkata,”Saya telah mendengar Rasulullah bersabda,’Demi Allah, Sesungguhnya aku minta ampun kepada Allah (beristighfar) dan bertaubat kepada-Nya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali’.”(HR.Bukhari).

15. MENJADI SEBAIK-BAIK ORANG YANG BERSALAH

Rasulullah bersabda,”Setiap anak Adam pernah bersalah, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah yang segera bertaubat.”(HR.Tirmidzi, Ibnu Majah, al-Hakim).

16. BERSIFAT SEBAGAI HAMBA ALLAH YANG SEJATI

Allah berfirman,”Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (Yaitu) orang-orang yang berdo’a:”Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka,”(yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap ta’at, yang menafkahkan hartanya (dijalan Allah), dan yang memohon ampun (beristighfar) di waktu sahur.”(QS.Ali’Imran: 15-17).

17. TERHINDAR DARI STEMPEL KEZHALIMAN

Allah berfirman,”…Barang siapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim.”(QS.al-Hujurat: 11).

18. MUDAH MENDAPATKAN ANAK

Allah berfirman,”Maka aku katakan kepada mereka:”Mohonlah ampun (istighfar) kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula didalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS.Nuh: 10-12).

19. MUDAH MENDAPATKAN AIR HUJAN

Ibnu Shabih berkata,”Hasan al-Bashri pernah didatangi seseorang dan mengadu bahwa lahannya tandus, ia berkata, ‘Perbanyaklah istighfar’. Lalu ada orang lain yang mengadu bahwa kebunnya kering, ia berkata, ‘Perbanyaklah istighfar’. Lalu ada orang lain lagi yang mengadu bahwa ia belum punya anak, ia berkata,’Perbanyaklah istighfar’.(Kitab Fathul Bari: 11/98).

20. BERTAMBAH KEKUATANNYA

Allah berfirman,”Dan (dia berkata):”Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa.”(QS.Hud: 52).

21. BERTAMBAH KESEJAHTERAANNYA

Allah berfirman,”Maka aku katakan kepada mereka:”Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.”(QS.Nuh: 10-12).

22. MENJADI ORANG YANG BERUNTUNG

Allah berfirman,”Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”(QS.an-Nur: 31).

Aisyah berkata,”Beruntunglah, orang-orang yang menemukan istighfar yang banyak pada setiap lembar catatan harian amal mereka.”(HR.Bukhari).

23. KEBURUKANNYA DIGANTI DENGAN KEBAIKAN

Allah berfirman,”Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(QS.al-Furqan: 70).

“Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.”(QS.Hud: 114).

24. BERCITRA SEBAGAI ORANG MUKMIN

Rasulullah bersabda,”Tidak seorangpun dari umatku, yang apabila ia berbuat baik dan ia menyadari bahwa yang diperbuat adalah kebaikan, maka Allah akan membalasnya dengan kebaikan. Dan tidaklah ia melakukan suatu yang tercela, dan ia sadar sepenuhnya bahwa perbuatannya itu salah, lalu ia mohon ampun (beristighfar) kepada Allah, dan hatinya yakin bahwa tiada Tuhan yang bisa mengampuni kecuali Allah, maka dia adalah seorang Mukmin.”(HR.Ahmad).

25. BERKEPRIBADIAN SEBAGAI ORANG BIJAK

Seorang ulama berkata,”Tanda orang yang arif (bijak) itu ada enam. Apabila ia menyebut nama Allah, ia merasa bangga. Apabila menyebut dirinya, ia merasa hina. Apabila memperhatikan ayat-ayat Allah, ia ambil pelajarannya. Apabila muncul keinginan untuk bermaksiat, ia segera mencegahnya. Apabila disebutkan ampunan Allah, ia merasa gembira. Dan apabila mengingat dosanya, ia segera beristighfar.” (Kitab Tanbihul Ghafilin: 67).


Kredit kepada

http://peribadirasulullah.wordpress.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perkhidmatan Bas Percuma

ARKIB : 02/07/2012
Perkhidmatan bas percuma untuk 10,000 rakyat Kelantan


Mustapa Mohamed (kanan) bersama Mohd. Nadzmi Mohd. Salleh (kiri) berbincang pada pelancaran Bas Mesra Alam Pertama Kelantan di Kota Bharu, Kelantan, semalam. - utusan/Zuharman Mohamad Nor

KOTA BHARU 1 Julai - Lebih 10,000 rakyat negeri ini yang tidak berkemampuan dan golongan orang kurang upaya (OKU) akan mula menikmati perkhidmatan bas Cityliner secara percuma bermula hari ini.

Kesemua mereka yang dipilih oleh Jabatan Kebajikan Masyarakat (JKM) akan menerima tiket prabayar sebanyak RM50 sebulan untuk ke mana-mana destinasi di negeri ini melalui perkhidmatan bas tersebut.

Pengerusi Badan Perhubungan UMNO Kelantan, Datuk Seri Mustapa Mohamed berkata, ia merupakan bantuan yang diberikan oleh Kerajaan Pusat secara khusus untuk rakyat di negeri ini sahaja dengan melibatkan peruntukan sebanyak RM1.6 juta.

Beliau berkata, bantuan tersebut termasuk dalam peruntukan sebanyak RM16 juta yang diberikan kepada Konsurtium Transnasional Berhad (KTB) untuk memastikan perkhidmatan bas henti-henti Cityliner di negeri ini diteruskan.

"Pada Januari lalu, perkhidmatan 150 buah bas yang beroperasi di 33 laluan telah dihentikan selama 11 hari kerana syarikat tidak dapat menanggung kos yang tinggi dan telah mengalami kerugian mencecah hampir RM10 juta setahun.

"Ia merupakan inisiatif Kerajaan Pusat untuk membantu golongan miskin, orang kurang upaya (OKU) dan pelajar yang tidak berkemampuan mendapatkan perkhidmatan secara percuma sepanjang tahun ini," katanya kepada pemberita selepas Majlis Pelancaran Bas Mesra Alam Pertama di Kelantan di sini hari ini.

Turut hadir, Pengerusi dan Pengarah Urusan Konsortium Transnasional Berhad (KTB), Datuk Seri Mohd. Nadzmi Mohd. Salleh.

Pada majlis tersebut, Mustapa turut menyampaikan tiket prabayar kepada golongan yang memerlukan itu.

Sebanyak 10 buah bas yang menggunakan bahan api gas asli mampat (CNG) yang mesra alam sekitar akan mula beroperasi di negeri ini.

Bas henti-henti berkuasa CNG Cityliner mula digunakan pada 2007 di negeri-negeri pantai barat kerana terdapat kemudahan infrastruktur pengisian gas tersebut.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cinta Kedai Runcit

Laporan dan foto AININULNIZA MOHD YUSOF
am@hmetro.com.my


BAHAGIA... Azman dengan tiga kali lafaz sah menjadi suami dan Suriani dengan restu kedua-dua keluarga.

KANGAR: Pertemuan di sebuah kedai runcit akhirnya melahirkan bibit cinta pandang pertama buat pasangan orang kurang upaya (OKU) sebelum sepakat mendirikan rumah tangga pada majlis penuh meriah di Taman Bunga Padi, Bintong di sini, semalam.

Pengantin lelaki, Azman Abd Wahab, 32, yang menghidap sindrom down kelihatan ceria apabila dipertemukan dengan isteri, Suriani Wahab, 33, yang mengalami penyakit sama.


Ibu Azman, Piah Pin, 57, berkata anak ketiga daripada lapan beradik itu mula berkenalan dengan isterinya sejak dua bulan lalu selepas bertemu di sebuah kedai runcit di Kampung Hutan Lembah, Mata Ayer, dekat sini, ketika mahu ke rumah sepupunya.


Menurutnya, mata Azman begitu asyik memandang Suriani lalu dia yang turut berada di situ cuba mengusik anak lelakinya untuk bergurau.


“Saya mendapati Azman begitu asyik melihat ke arah Suriani lalu saya mengusiknya sama ada dia berkenan dengannya (Suriani) sebelum Azman hanya tersenyum malu, sambil menganggukkan kepala tanda dia menyukai Suriani.


Menurutnya, apabila Suriani memberi persetujuan dalam diam, keluarganya datang merisik sebelum mengambil kata putus agar mereka disatukan.




“Setakat ini, Azman memaklumkan akan tinggal bersama isterinya di rumah keluarga kami, dan mereka juga sedang merancang untuk membina kehidupan baru termasuk mencari pekerjaan tetap demi masa depan keluarganya,” katanya.


Sementara itu, jiran Piah, Saidah Salleh, 64, berkata dia terkejut dan tidak percaya apabila mendapat tahu bahawa Azman akan berkahwin kerana mengetahui lelaki itu seorang yang istimewa tetapi menyokong hasrat keluarga terbabit.


“Kami gembira kerana Azman akhirnya melangsungkan perkahwinan dengan gadis pilihannya dan mendoakan agar hubungan mereka berkekalan sehingga ke akhir hayat,” katanya.


Suriani sah menjadi isteri Azman dengan tiga kali lafaz sambil dibantu bapa saudaranya ketika dinikahkan di rumah Suriani di Kampung Hutan Lembah, Mata Ayer, di sini, kelmarin kerana lelaki itu tidak boleh bertutur dengan baik.


Hadir sama ke majlis perkahwinan kedua insan istimewa itu ialah Ahli Dewan Undangan Negeri (Adun) Pauh, Datuk Seri Diraja Syed Razlan Putra Jamalullail dan isteri, Datin Seri Sharifah Hishmah Syed Hasan Shahabudin yang juga Penaung Persatuan Sindrom Down Perlis.

Artikel ini disiarkan pada : 2012/07/08

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bahasa Isyarat Interaktif

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ujian Bahasa Isyarat - Mr Anker Test


  << Sila Klik Pilihan Set Soalan >>  







~ Selamat Mencuba ~

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

222 Job Coach untuk OKU di seluruh negara

PULAU PINANG 27 Feb. - Kementerian Pembangunan Wanita, Keluarga dan Masyarakat akan mewujudkan pusat perkhidmatan Job Coach di 222 kawasan Parlimen bagi melatih orang kurang upaya (OKU) memasuki sektor pekerjaan menjelang hujung tahun ini.

Menterinya, Datuk Seri Shahrizat Abdul Jalil berkata, ketika ini sebanyak 150 pusat berkenaan telah beroperasi namun kerajaan berharap kesemua 222 kawasan Parlimen mempunyai seorang jurulatih khas untuk melatih OKU menyesuaikan diri di tempat kerja.


Katanya, perkhidmatan itu akan membuka lembaran baru kepada mereka yang sebenarnya mempunyai bakat dan potensi besar, malah statistik menunjukkan sebanyak 94 peratus daripada mereka yang bekerja masih kekal dengan pekerjaan itu selepas tiga tahun.

"Usaha ini membuktikan keprihatinan kerajaan terhadap keperluan OKU dan mereka tidak pernah dipinggirkan dalam konteks pembangunan negara," katanya pada sidang akhbar selepas merasmikan seminar pelancaran Job Coach Untuk OKU di sini hari ini.

Turut hadir Ketua Pengarah Jabatan Kebajikan Masyarakat (JKM), Hadzir Md. Zain dan Ketua Cawangan Japan International Cooperation Agency (JICA) cawangan Malaysia, Nagae Tsutomu.

Melalui program itu Shahrizat berkata, kementerian bekerjasama dengan JICA dari Jepun sejak lebih 30 tahun lalu bagi melatih OKU menyesuaikan diri dengan lebih baik di tempat kerja, mencari kerja yang sesuai, mewujudkan sokongan semulajadi dan membina hubungan yang baik dengan majikan.

"Program Job Coach di Jepun merupakan antara yang terbaik di dunia. Kami telah menghantar 22 pegawai ke sana termasuk enam yang ditaja syarikat swasta untuk mempelajari kepakaran ini daripada mereka.

"Pegawai Job Coach akan dilatih dalam kalangan ahli pertubuhan bukan kerajaan (NGO), petugas Pusat Pemulihan Dalam Komuniti (PDK), pekerja sektor swasta dan kerajaan serta individu yang berminat," katanya.

Menurut Shahrizat, sebagai permulaan sebanyak RM148,000 akan diperuntukkan sebagai bayaran elaun bagi pelaksanaannya tahun ini.

Dalam perkembangan lain, Shahrizat berkata, kementerian meluluskan peruntukan sebanyak RM16 juta kepada JKM Pulau Pinang walaupun bukan berada di bawah pemerintahan kerajaan Pusat berbanding RM5 juta yang diperuntukkan kerajaan negeri.

Sementara itu, ketika melawat D'Home Mental Health Association di Pulau Tikus, Shahrizat mengumumkan peruntukan berjumlah RM100,000 bagi membolehkan pelbagai program memulihkan pesakit mental dijalankan.

Selain itu, pihaknya juga akan melatih kakitangan JKM dalam aspek pengendalian pesakit mental dan sebanyak 6,900 orang yang mengalami masalah mental telah berdaftar dengan kementerian dan mendapat manfaat sama seperti dinikmati OKU lain.

ARKIB UTUSAN

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Muzammil mahu ubah tafsiran OKU



DALAM hidup ini, saya ingin ubah satu perkara sahaja iaitu tukar pengertian orang kurang upaya (OKU) kepada orang kuat usaha,'' kata pensyarah Universiti Sains Malaysia (USM), Dr. Mohamad Muzammil Mohamad Noor yang merupakan seorang OKU. 

  Pensyarah Sejarah Politik dan Pemikiran   ini pada Isnin lalu diangkat sebagai ikon OKU oleh Badan Amal dan Kebajikan Tenaga Isteri-Isteri Menteri dan Timbalan Menteri (Bakti).

Pandangan pertama ketika berjumpa dengannya di lobi sebuah hotel terkemuka baru-baru ini, sememangnya tidak mungkin ramai menyangka lelaki berkerusi roda ini memiliki Doktor Falsafah (PhD) dari Universiti Malaya (UM).

''Benar, saya ingin ubah persepsi masyarakat terhadap OKU. Hasrat itu mula berputik apabila berjaya menggenggam PhD pada 2006. Sejak itu, saya terfikir bahawa kami bukan sahaja lain daripada lain tetapi juga orang yang kuat dan bersemangat.

''Mungkin bagi sesetengah orang, setakat PhD itu perkara biasa, tetapi tidak bagi saya kerana saya bukan orang yang normal, saya cacat, sebab itu saya ingin ubah persepsi terhadap OKU," katanya.

Bukan bermaksud untuk riak dengan kejayaan itu, sebaliknya beliau mengakui cukup puas apabila berjaya memiliki PhD setelah melalui pelbagai dugaan dan saat-saat yang memeritkan sebelum memperoleh kejayaan.

Beliau sedar kejayaannya itu bukan atas usahanya seorang kerana tanpa jasa baik Bakti, tidak mungkin beliau dapat menjejakkan kaki di institusi pengajian tinggi (IPT) kerana kesempitan hidup keluarganya.

Beliau amat bersyukur dan berterimakasih kepada Bakti dan USM, malah, turut berjanji untuk berkongsi kejayaannya itu dengan Bakti dalam apa jua bentuk yang termampu dilaksanakannya.

Mohamad Muzammil mengakui bertuah apabila mendapat tajaan pengajian daripada Bakti sejurus ditawarkan tempat di USM dalam bidang Sejarah dan Sains Politik di peringkat Ijazah Sarjana Muda dan Sarjana dalam bidang Sejarah Politik Malaysia.

Berkat ketekunan serta kerja keras anak bongsu daripada lapan beradik itu selama enam tahun, akhirnya membuahkan hasil apabila beliau mendapat tawaran biasiswa daripada USM untuk melanjutkan pengajian ke peringkat PhD di UM.

Berkongsi kisahnya zaman kanak-kanak, Mohamad Muzammil yang dilahirkan cacat memberitahu tidak bernasib baik kerana tidak seperti kanak-kanak lain, sewaktu berusia tujuh tahun beliau tidak dapat ke sekolah kerana keluarganya tidak mampu menyediakan kerusi roda untuk memudahkan pergerakannya.

''Saya pernah minta supaya ditempatkan sahaja di sekolah khas untuk orang cacat tetapi ayah berkeras tidak mahu menghantar saya ke sekolah itu kerana khuatir hanya menjadi seorang penganyam tikar atau pembuat sampul surat.

''Ternyata hasrat ayah untuk melihat saya menjadi orang yang berguna kepada bangsa dan negara tercapai apabila mula bersekolah ketika berumur sembilan tahun dan sejak itu saya bertekad untuk belajar bersungguh-sungguh,'' katanya.

Namun, Mohamad Muzammil terkilan kerana kejayaannya itu tidak dapat disaksikan oleh kedua orang tuanya yang meninggal dunia ketika beliau masih belajar di USM.

''Saya terkilan dan sedih, ayah serta ibu yang ingin sangat melihat saya berjaya. Ayah pergi ketika saya baru memulakan pengajian di USM manakala ibu pula semasa saya telah mendapat sarjana,'' katanya.

Lebih memedihkan Mohamad Muzammil, persepsi masyarakat sekeliling terhadap orang sepertinya.

   Bakti   

"Walaupun seseorang OKU itu berjaya dengan usahanya sendiri tetapi masyarakat masih melabelkan mereka sebagai berjaya atas simpati," katanya.

Beliau berterimakasih kepada Bakti kerana tidak berpandangan sedemikian sebaliknya badan itu melihat kejayaan Mohamad Muzammil yang pernah dinobatkan Mahasiswa Gigih Yayasan Sultanah Bahiyah sebagai antara pencapaian tertinggi oleh OKU di negara ini dan bersedia menanggung pengajiannya.

Isteri Perdana Menteri, Datin Seri Rosmah Mansor selaku Yang Dipertua Bakti ketika ditemui baru-baru ini berkata, usaha gigih pensyarah itu seharusnya memberi tamparan hebat kepada golongan senasib dengannya supaya berusaha kerana mereka juga berpeluang memperoleh kejayaan.

Baginya, dalam pada reda dengan ketentuan-Nya, mereka harus menjadikan keistimewaan itu sebagai cabaran untuk menjadi individu yang lebih istimewa.

Sebab itu, beliau cukup bangga apabila melihat Mohamad Muzammil tidak putus semangat untuk menggenggam cita-citanya walaupun perit untuk beliau yang perlu berusaha dua kali ganda daripada orang normal.

''Saya yakin beliau tidak akan berhenti mencari ilmu demi menjadi pendidik yang berguna kepada agama, bangsa dan negara,'' katanya.

Oleh Muzdalifah Mustapha

ARKIB UTUSAN : 26/02/2012
 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Wanita OKU kena pukul

Wartawan Sinar Harian
22 Februari 2012

KUANTAN- Seorang wanita orang kurang upaya (OKU) yang baru sahaja kehilangan suami dua bulan lalu dakwa dipukul oleh dua individu di rumahnya di Kampung Kurnia di sini.



Kakak mangsa, Roshaslida Mohd Said,43 berkata, adiknya, Rohaiza, 39 yang mengalami masalah mental dakwa dipukul berikutan kecederaannya di bahagian bahu kanan.

Menurutnya, adiknya itu baru sahaja keluar dari wad di Hospital Tengku Ampuan Afzan (HTAA) sejak sebulan lalu dipercayai diserang angin ahmar menyebabkan anggota badan sebelah kanan tidak boleh digerakkan dan tidak boleh bercakap.

“Sukar juga nak tahu cerita sebenar kerana adik saya ini tidak boleh bercakap. Apa yang kami faham cuma bahasa isyarat yang dia tunjukkan seperti penumbuk dan dan isyarat dua jari.

“Kejadian ini berlaku di rumahnya di Kampung Kurnia dan sejurus selepas dibawa ke hospital dan koma dalam dua minggu, saya bawa dia ke rumah saya untuk penjagaan rapi,” katanya.

Selain itu, Rohaiza juga mempunyai lima orang anak yang kini dijaga oleh iparnya.

“Walaupun adik saya ini mengalami masalah mental, apa yang dia cuba dia sampaikan kepada kami, dia telah dipukul yang menyebabkan sendi bahu kanannya cedera.

“Kini, apa yang saya bimbangkan adalah masa depan dia dan anak-anak yang seolah-olah terumbang-ambing.

“Saya juga berharap agar anak-anak adik saya ini boleh ditempatkan di rumah anak-anak yatim untuk kehidupan yang lebih terjamin,” katanya.

Rohaslinda berkata, kini apa yang diharapkan untuk membantu adiknya itu adalah sumbangan untuk lampin pakai buang dan juga susu berikutan Rohaiza kini hanya minum susu melalui tiub di hidungnya.

Sehubungan itu juga, dia berharap jika benar adiknya itu dipukul, dia mahu individu tersebut mendapat balasan yang setimpal.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Orang awam digesa berani untuk hantar anak OKU ke sekolah

KUCHING, (Bernama) - Ibu bapa yang mempunyai anak-anak yang termasuk dalam golongan Orang Kurang Upaya (OKU) perlu mengikis perasaan takut atau bimbang untuk menghantar mereka ke sekolah serta institusi pendidikan khas. ​

Menteri Kebajikan, Wanita dan Keluarga Sarawak Datuk Fatimah Abdullah berkata sikap sedemikian tidak akan membantu perkembangan kanak-kanak OKU, sebaliknya menjadikan mereka lebih takut kepada dunia luar.

"Ada ibu bapa yang terlalu bersikap ''protective", fikir macam-macam... apa akan jadi pada anak mereka kalau di sekolah nanti dan ini sebenarnya tidak baik," katanya pada sidang media selepas melawat Persatuan Bagi Kebajikan Kanak-kanak Terencat Akal Sarawak (Perkata) di sini, hari ini.

Fatimah berkata 98 sekolah rendah dan 40 sekolah menengah di seluruh Sarawak kini menyediakan kelas integrasi khusus bagi pelajar yang mengalami masalah pembelajaran. Beliau berkata statistik menunjukkan 24,310 OKU kini berdaftar dengan Jabatan Kebajikan Masyarakat Negeri Sarawak (JKMNS), dan pihaknya menyasarkan 10,000 OKU akan berdaftar dengan jabatan berkenaan tahun ini.

"Setakat bulan lepas, 595 OKU telah berdaftar dengan JKMNS dan kita harap untuk mendaftarkan lebih ramai lagi," kata Fatimah. Mengulas lanjut, beliau berkata kerajaan persekutuan dan kerajaan negeri menyediakan bantuan geran berjumlah RM449,367 kepada Perkata tahun lepas berbanding RM447,436 pada 2010.

Perkata adalah pertubuhan bukan kerajaan yang ditubuhkan pada 1981 bertujuan memberi penjagaan, rawatan, pendidikan dan latihan kepada kanak-kanak terencat akal. Ia mengadakan pelbagai aktiviti seperti kelas sukan, memasak, muzik selain mendedahkan golongan berkenaan kepada cara-cara untuk menjalani kehidupan harian.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bantu OKU Jana Pendapatan


SEBAHAGIAN daripada peserta OKU daripada pelbagai peringkat umur dan pelajar yang terlibat menjayakan Program Wheel For Disable-GLC Bersama OKU 1Malaysia di UTM Kampus Antarabangsa, Kuala Lumpur baru-baru ini.

Seringkali kita mendengar keluhan golongan Orang Kelainan Upaya (OKU) tentang kesusahan pergerakan mereka dan masalah pendapatan yang tidak menentu.

Kini selepas kejayaan idea lima pelajar Universiti Teknologi Malaysia (UTM) mengorak langkah berjaya mengilhamkan idea dalam membantu golongan OKU melalui peluang keusahawanan sosial.

Idea ini diilhamkan oleh lima pelajar yang terdiri Ruzimi Mohamed, Muhammad Izuddin Ahmad, Ahmad Izzuddin Mohd Nor, Maizatul Afzan Yahya dan Sharifah Azni Syed Nizar dengan ketika menyertai projek inovasi pengiklanan OKU melalui pertandingan Cabaran Untuk Perubahan DiGi.

Projek pengiklanan kerusi roda OKU bermatlamat membantu golongan berkenaan untuk mendapatkan tajaan kerusi roda elektrik sekali gus menjana pendapatan sampingan dengan melakukan pengiklanan pada kerusi roda manual mereka.

Melalui idea dan peluang keusahawanan ini syarikat milik kerajaan (GLC) atau mana-mana individu yang ingin menunaikan tanggungjawab korporat sosial mereka boleh menyalurkannya kepada OKU ini sekaligus turut mempromosikan syarikat mereka.

Dalam menjayakan projek ini, sebuah program perintis yang dinamakan Wheel For Disable-GLC Bersama OKU 1Malaysia dengan kerjasama Majlis Paralimpik Malaysia serta Persatuan Orang-Orang Cacat Anggota Malaysia (Pocam) telah diadakan baru-baru ini di Universiti Teknologi Malaysia Kampus Antarabangsa Kuala Lumpur yang berobjektif memberi penerangan kepada golongan OKU tentang fasa pertama projek ini dalam menggiatkan promosi dan mendapatkan penajaan..

Pengarah programnya yang juga ketua projek,, Ruzimi Mohamed berkata, program ini adalah perintis yang bertujuan untuk memberi pengenalan kepada golongan OKU tentang pengiklanan ini sekali gus mewar-warkan kepada masyarakat serta pihak syarikat untuk menaja dan membantu golongan ini.

"Hasil penajaan tersebut akan digunakan untuk mendapatkan kerusi roda elektrik, elaun bulanan untuk OKU serta kos pengurusan serta material pengiklanan yang dinamakan 'Starterkit Disable Advertisement'.

"Syarikat yang ingin menaja boleh memilih pakej yang ditawarkan bagi membantu golongan OKU yang menyertai program ini akan mengiklankan syarikat tersebut mengikut pakej yang dipilih.

"Pihak penaja juga tidak perlu bimbang tentang OKU yang tidak mengiklankan syarikatnya kerana pihak kami mempunyai cara pemantauan yang unik menggunakan internet, telefon bimbit serta media sosial," katanya.

Ruzimi yang juga pelajar Doktor Falsafah Sains Komputer berkata, melalui program ini golongan OKU berkerusi roda bukan dan tidak perlu meminta-minta simpati masyarakat sebaliknya mereka perlu berusaha berkerja dengan mengiklankan syarikat penaja sekaligus menepis tanggapan bahawa golongan OKU tidak mampu berdikari.

"Program ini juga membantu meningkatkan semangat OKU untuk bersosial dengan masyarakat serta mengikis sifat malu mereka untuk keluar dari rumah mereka," katanya.

Mereka yang berkerusi roda yang ingin menyertai projek ini, bolehlah mendaftar di www.disabledads.com.my atau www.facebook.com/pages/DisabledAds

Manakala syarikat yang ingin menunaikan tanggungjawab korporat sosial mereka juga boleh menyalurkan bantuan penajaan kepada OKU ini dengan menghubungi di imi_special@yahoo.com atau telefon di 012-9055445 (Ruzimi Mohamed) atau 012-7622304 (Muhammad Izuddin).


Oleh MOHD. SAIFUL MOHD. SAHAK
kampus@utusan.com.my

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pasangan OKU Dapat Perhatian


KUANTAN – Sepasang suami isteri di Kampung Belukar di sini bersyukur apabila kesempitan hidup dialami mendapat perhatian daripada Jabatan Hal Ehwal Khas (Jasa).

Ainuazizi Sidek, 37 dan isteri Suhaila Mohd Sharif, 37 yang juga orang kurang upaya (OKU) mahu teruskan hidup seperti orang lain.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Jasa dan wakil rakyat di sini yang mengambil perhatian atas kesusahan dialami selama ini.

“Walaupun hidup dalam rumah yang usang, dengan empat anak, saya mahu yang terbaik untuk keluarga saya,” katanya yang bekerja sebagai pengawal keselamatan.

Anuazizi berkata, dengan bantuan diperolehi keluarganya, ia banyak membantu memberikan sesuap nasi kepada isteri dan anak-anaknya.

Sementara itu, Pengarah Jasa, Yusuf Jamaludin berkata, peruntukan RM2,000 disalurkan kepada keluarga ini untuk membaiki lantai,dinding dan atap bocor.

Menurutnya, ia merupakan program Jasa Prihatin bermotokan Sentuhan Mengubah Kehidupan untuk membantu golongan yang memerlukan.

“Di kawasan Dun (Dewan Undangan Negeri) Inderapura terdapat lima rumah dikenal pasti untuk menerima bantuan daripada pihak kami.

“Peruntukan RM50,000 hingga RM100,000 akan disalurkan untuk membantu golongan miskin tegar ini yang berjumlah 50 orang di seluruh negeri Pahang.

“Justeru itu, saya berharap dengan bantuan diberikan, ia dapat memberikan kehidupan baru kepada mereka untuk hidup lebih selesa di rumah masing-masing,” katanya.

Bagi Ahli Dewan Undangan Negeri (Adun) Inderapura, Datuk Shafik Fauzan Sharif berkata, dia turut mengucapkan terima kasih kepada Jasa dengan usaha dilaksanakan dapat meningkatkan taraf hidup penduduk di kawasannya ini.

Menurutnya, ini menunjukkan bahawa kerajaan prihatin dengan nasib penduduk yang miskin tegar ini untuk menerima bantuan sewajarnya.

“Oleh itu, saya harap keluarga ini dapat hidup selesa di rumah yang berwajah baru, walaupun keadaan kesihatan suami isteri tidak seperti kita, mereka juga layak untuk hidup bahagia,” katanya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

OKU Dobi Bukti Keupayaan Orang Cacat



Chen Soon Mei (kiri) membantu rakan sekerjanya mengendali mesin basuh di kedai OKU Dobi yang baru dibuka di Komtar, Pulau Pinang, kelmarin.

PULAU PINANG 22 Nov. - Akronim OKU bukan sahaja bermaksud orang kurang upaya tetapi juga sesuai untuk ‘orang kuat usaha’.

Ini kerana golongan tersebut mampu berdikari dan mencari rezeki sendiri tanpa mengharapkan belas ihsan orang lain.

Ia terbukti di Kompleks Tun Abdul Razak (Komtar) di sini apabila golongan berkenaan berjaya membuka sebuah kedai dobi dinamakan OKU Dobi.

Usaha tersebut dijayakan hasil kerjasama Kumpulan AmBank, WorldwidePreneur dan Koperasi OKU Pulau Pinang.

Pengerusi projek berkenaan, Nutan Shah berkata, seramai lima OKU dipilih untuk mengendalikan keseluruhan operasi kedai tersebut yang terletak di tingkat bawah Komtar.

Menurutnya, keunikan kedai itu adalah keupayaan kelima-lima petugasnya melakukan tugas biasa seorang pekerja kedai dobi bermula daripada urusan di kaunter, mengasingkan, mencuci, mengering, menggosok dan melipat pakaian.

“Mereka dilatih oleh WorldwidePreneur mengenai cara-cara mengendalikan mesin basuh dan menguruskan kerja-kerja dobi.

“Selain itu, kami juga menawarkan servis yang sama dengan kedai-kedai dobi lain dengan tawaran harga berpatutan,” katanya selepas majlis pelancaran kedai Dobi OKU di sini semalam.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kosware Pembelajaran OKU Online

   Salah satu kaedah pemulihan yang diterima pakai oleh WHO dan juga Jabatan Kebajikan Masyarakat Malaysia ialah kaedah Pemulihan Dalam Komuniti (PDK) berasaskan terjemahan asalnya Community Based Rehabilitation System (CBR). Kaedah PDK ini telah dipelopori oleh tiga pakar perubatan dan juga physiotherapist WHO yang terdiri daripada E. Helandar, P. Mendis dan G. Nelson yang telah menghasilkan sebuah manual yang pada peringkat drafnya setebal hampir 300 muka. 



   << Sila Klik Gambar >>   

   Jabatan Kebajikan Masyarakat telah terlibat secara langsung dalam penyediaan manual tersebut ini apabila pada tahun 1983 Malaysia telah diwakili oleh seorang Pegawai Kebajikan Masyarakat dan seorang Pegawai Perubatan untuk meneliti draf manual berkenaan dan seterusnya memberikan peluang menilai dan mengubahsuaikan pelaksanaan kaedah ini di suatu Mesyuarat Kumpulan Pakar (Expert Group Meeting) anjuran WHO di Manila.

   Hasilnya ialah Jabatan Kebajikan Masyarakat dengan kerjasama Jabatan Kesihatan Negeri Terengganu khususnya, menjalankan satu projek perintis PDK di Batu Rakit berasaskan hasil kajian ke atas profile orang kurang upaya yang terdapat di Mukim Batu Rakit. Kajian itu dijalankan dengan kerjasama semua peringkat penduduk dan Jabatan Kerajaan di mukim tersebut dan melibatkan penduduk daripada sembilan (9) buah kampung sejumlah 17,149 orang.Hasil kajian menunjukkan sejumlah 275 orang kurang upaya dikenalpasti dan merupakan 1.65% daripada penduduk mukim berkenaan.

   Hasil daripada kajian tersebut telah meyakinkan Jabatan untuk dengan ramainya melancarkan program PDK pada tahun 1984 oleh YB. Menteri Kebajikan Masyarakat ketika itu. Pada peringkat awal pelancaran, Batu Rakit telah dikenalpasti memandangkan mukim tersebut mempunyai faktor-faktor yang sesuai untuk kajian dan juga disebabkan insiden kurang upayaan yang ramai di Daerah Kuala Terengganu ketika itu. PDK ketika di peringkat pelaksanaan awalnya hanya melibatkan seramai 55 kes orang kurang upaya kini telah meningkat perkembangannya dengan berlipat kali ganda dan melambangkan satu kaedah pemulihan orang kurang upaya di negara ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Permohonan Elaun Murid Berkeperluan Khas Tahun 2012

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Software Handphone Waktu Solat 2012








  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...